Lompat ke konten utama
MODE DEMO — isi halaman ini adalah data contoh, bukan berita nyata. Jalankan mdk jalankan untuk mengisi berita sungguhan.
ManajerDanaKripto Pemantau Manajer Dana Aset Digital
TANGGAL Selasa, 11 Agustus 2026
BTC/USD
USD/IDR
JOHNSON Fidelity Investments ▬ NTRL CRACHILOV Nickel Digital Asset… ▬ NTRL POMPLIANO Professional Capital… ▬ NTRL PAUL BlockTower Capital ▬ NTRL HAYES Maelstrom ▬ NTRL SRINIVASAN Investor dan Wirausaha ▬ NTRL WINKLEVOSS Gemini / Winklevoss… ▬ NTRL WOOD ARK Invest ▬ NTRL BURNISKE Placeholder ▬ NTRL DIXON a16z crypto ▬ NTRL MOREHEAD Pantera Capital ▬ NTRL WILSON Union Square Ventures ▬ NTRL LIEW Halogen Capital ▬ NTRL HORSLEY Bitwise ▬ NTRL BUTTERFILL CoinShares ▬ NTRL MOGNETTI CoinShares ▬ NTRL PARK ParaFi Capital ▬ NTRL JOHNSON Franklin Templeton ▬ NTRL BIANCO Bianco Research ▬ NTRL WAHEDNA Wahed ▬ NTRL HAUN Haun Ventures ▬ NTRL FINK BlackRock ▬ NTRL ALDEN Lyn Alden Investment… ▬ NTRL ANDREESSEN Andreessen Horowitz ▬ NTRL YUSKO Morgan Creek Capital… ▬ NTRL HOUGAN Bitwise ▬ NTRL

Konsep diversifikasi portofolio ketika aset baru dimasukkan ke dalam alokasi

Manfaat diversifikasi bergantung pada korelasi antaraset, dan korelasi itu sendiri berubah menurut kondisi pasar.

Redaksi ManajerDanaKripto· · 1 menit baca· ▬ Netral
  • Diversifikasi bekerja bila aset tidak bergerak searah pada waktu bersamaan.
  • Korelasi cenderung meningkat pada periode tekanan pasar.
  • Ukuran alokasi menentukan seberapa besar pengaruh aset baru terhadap risiko portofolio.

Diversifikasi merupakan salah satu prinsip paling mapan dalam pengelolaan portofolio. Gagasannya adalah menggabungkan aset yang tidak bergerak searah sehingga penurunan pada satu bagian dapat diimbangi bagian lain, dan volatilitas keseluruhan portofolio menjadi lebih rendah daripada rata-rata komponennya.

Ukuran yang dipakai untuk menilai hal itu adalah korelasi. Aset dengan korelasi rendah terhadap portofolio yang sudah ada memberikan manfaat diversifikasi lebih besar dibanding aset yang bergerak seiring. Persoalannya, korelasi bukan angka tetap; ia berubah menurut periode pengukuran dan kondisi pasar.

Pola yang sering diamati adalah korelasi antaraset berisiko cenderung meningkat justru pada saat tekanan pasar, ketika manfaat diversifikasi paling dibutuhkan. Investor yang mengandalkan korelasi historis pada kondisi normal dapat mendapati portofolionya kurang terlindungi pada saat penurunan tajam.

Ukuran alokasi juga menentukan. Aset dengan volatilitas sangat tinggi dapat mendominasi risiko portofolio meski porsinya kecil dari sisi nilai. Perhitungan kontribusi risiko, bukan sekadar bobot nilai, memberi gambaran yang lebih akurat tentang dari mana fluktuasi portofolio sebenarnya berasal.

Kerangka ini tidak menjawab pertanyaan berapa alokasi yang tepat bagi seseorang, karena jawabannya bergantung pada horizon waktu, kebutuhan likuiditas, dan toleransi risiko masing-masing. Yang dapat diberikan kerangka tersebut adalah cara berpikir yang lebih terstruktur ketimbang menilai satu aset secara terpisah.

Sumber & atribusi Laporan ini ditulis ulang oleh redaksi ManajerDanaKripto berdasarkan pemberitaan Artikel penjelas redaksi (data contoh), terbit Sabtu, 8 Agustus 2026. Baca laporan aslinya di https://manajerdanakripto.com/tentang/.
Bagikan WhatsApp Telegram X LinkedIn
Sanggahan. Seluruh isi ManajerDanaKripto.com disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Materi ini bukan nasihat investasi, ajakan membeli atau menjual aset apa pun, maupun rekomendasi produk keuangan tertentu. Aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dengan volatilitas harga yang ekstrem; nilai investasi Anda dapat berkurang secara signifikan. Lakukan penelitian mandiri dan pertimbangkan konsultasi dengan penasihat keuangan berizin sebelum mengambil keputusan.

Berita Terkait

Rangkuman Manajer, setiap pagi pukul 07.00 WIB

Satu surel berisi keputusan penting para manajer dana kripto dunia semalam, lengkap dengan konteks pasar Indonesia. Berhenti berlangganan kapan saja.

Kami tidak membagikan alamat surel Anda kepada pihak ketiga.