Strategi Kripto Raoul Pal: Pertahankan Bitcoin, Ethereum, dan Solana
Pendiri Real Vision Raoul Pal mengonfirmasi kepemilikan Bitcoin, Ethereum, dan Solana, serta menilai salah satunya berada jauh di bawah harga wajar.
- Raoul Pal mengonfirmasi portofolio aset kriptonya terkonsentrasi pada Bitcoin, Ethereum, dan Solana.
- Investor makro tersebut menganggap salah satu dari aset lapis satu utama tersebut dinilai sangat murah oleh pasar.
- Pendekatan alokasi ini mencerminkan tesis investasi berbasis tingkat adopsi jaringan dan siklus likuiditas global.
Pendiri dan Direktur Utama Real Vision serta Global Macro Investor, Raoul Pal, memaparkan pandangan terbarunya mengenai alokasi portofolio aset kripto yang ia genggam. Mantan eksekutif perbankan tersebut mengonfirmasi bahwa kepemilikannya terfokus pada tiga aset utama berkapitalisasi pasar terbesar, yakni Bitcoin, Ethereum, dan Solana. Di samping mengoleksi ketiga aset tersebut, Pal menyebut salah satu di antaranya saat ini berada dalam kondisi dinilai jauh di bawah harga wajarnya oleh pasar kripto global.
Berbasis di Kepulauan Cayman, Raoul Pal dikenal sebagai investor makro yang menggunakan pendekatan analisis siklus likuiditas global serta adopsi jaringan. Dalam kerangka investasinya, tiga aset utama yang dipegangnya memiliki peran berbeda. Bitcoin bertindak sebagai aset penyimpan nilai, sementara Ethereum dan Solana berfungsi sebagai platform blockchain lapis satu—infrastruktur utama yang mengeksekusi kontrak pintar (smart contract) dan menopang berbagai aplikasi terdesentralisasi—dengan karakteristik kecepatan dan biaya transaksi yang beragam.
Penilaian terhadap aset yang dianggap dinilai terlalu rendah (undervalued) oleh pengelola dana makro umumnya didasarkan pada disparitas antara pertumbuhan fundamental dan kapitalisasi pasar. Investor profesional sering membandingkan metrik penting seperti jumlah alamat aktif harian, volume transaksi, dan nilai total yang terkunci (total value locked) terhadap harga aset saat ini untuk mengidentifikasi peluang investasi jangka panjang.
Strategi alokasi yang berfokus pada Bitcoin, Ethereum, dan Solana mencerminkan pendekatan diversifikasi yang umum diterapkan oleh investor institusional di industri aset digital. Langkah ini memungkinkan pengelola dana untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas aset utama yang telah mapan dan potensi pertumbuhan tinggi dari ekosistem jaringan blockchain yang sedang berkembang pesat.