Lompat ke konten utama
ManajerDanaKripto Pemantau Manajer Dana Aset Digital
TANGGAL Sabtu, 10 Oktober 2026
BTC/USD —
USD/IDR —
HORSLEY Bitwise ▲ AKUM HOUGAN Bitwise ▲ AKUM FINK BlackRock ▲ AKUM SAYLOR Strategy ▲ AKUM LEE Fundstrat /… ▲ AKUM WOOD ARK Invest ▲ AKUM ANDREESSEN Andreessen Horowitz ▲ AKUM DIXON a16z crypto ▲ AKUM JOHNSON Franklin Templeton ▲ AKUM ARSLANIAN Nine Blocks Capital… ▬ NTRL SIU Animoca Brands ▲ AKUM HOWARD Brevan Howard ▲ AKUM HAYES Maelstrom ▲ AKUM ECK VanEck ▲ AKUM SIGEL VanEck ▲ AKUM THIEL Founders Fund ▼ DIST EDELMAN Digital Assets… ▲ AKUM KIYOSAKI Rich Dad ▲ AKUM

Bitwise: Kegagalan Regulasi CLARITY Act Untungkan Program Imbalan Stablecoin Coinbase

Kegagalan pengesahan RUU CLARITY Act di AS memberikan keunggulan kompetitif bagi Coinbase dalam menawarkan imbal hasil stablecoin menurut CIO Bitwise.

Redaksi ManajerDanaKripto· · 1 menit baca· ▬ Netral
  • Kegagalan RUU CLARITY Act menunda kepastian regulasi stablecoin di Amerika Serikat.
  • CIO Bitwise Matt Hougan menilai Coinbase mendapat keuntungan kompetitif dalam program imbalan USDC.
  • Ketidakpastian regulasi memperlebar jarak antara platform besar dengan kompetitor yang lebih kecil.

Kegagalan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) CLARITY Act di Amerika Serikat dinilai memberikan keuntungan kompetitif bagi bursa kripto Coinbase dalam menawarkan program imbalan stablecoin—aset kripto yang nilainya dipatok pada aset stabil seperti dolar AS. Menurut Kepala Investasi Bitwise, Matt Hougan, kebuntuan legislatif ini menunda kepastian regulasi yang seharusnya menyamakan level bermain bagi para pelaku industri keuangan digital.

CLARITY Act dirancang untuk mengatur penerbitan dan operasional stablecoin di AS, termasuk aturan ketat mengenai bagaimana platform dapat membagikan hasil atau imbalan kepada pengguna. Tanpa adanya aturan federal yang jelas, Coinbase dapat terus mengoptimalkan program imbalan untuk USD Coin (USDC) tanpa hambatan kepatuhan baru yang ketat, yang awalnya diperkirakan akan membatasi ruang gerak mereka.

Matt Hougan menjelaskan bahwa kegagalan regulasi ini memperlebar jarak antara platform terregulasi yang memiliki jalur distribusi kuat seperti Coinbase dengan kompetitor lainnya. Dalam lanskap saat ini, kemampuan untuk menawarkan imbal hasil yang menarik pada aset stabil menjadi daya tarik utama bagi investor institusional maupun ritel yang ingin memarkir dana mereka di tengah ketidakpastian pasar makro.

Meskipun kegagalan legislasi ini memberikan keuntungan jangka pendek bagi Coinbase, para pelaku pasar menilai bahwa regulasi yang komprehensif tetap dibutuhkan untuk pertumbuhan industri jangka panjang. Bitwise, sebagai salah satu manajer dana kripto terkemuka, terus memantau dinamika kebijakan ini karena akan sangat memengaruhi struktur produk investasi berbasis stablecoin yang dapat ditawarkan kepada investor institusi di masa depan.

Sumber & atribusi Laporan ini ditulis ulang oleh redaksi ManajerDanaKripto berdasarkan pemberitaan Cryptonews.net, terbit Sabtu, 3 Oktober 2026. Baca laporan aslinya di https://news.google.com/rss/articles/CBMiVkFVX3lxTE03X25RTXM2ZE1fVGtW….
Bagikan WhatsApp Telegram X LinkedIn
Sanggahan. Seluruh isi ManajerDanaKripto.com disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Materi ini bukan nasihat investasi, ajakan membeli atau menjual aset apa pun, maupun rekomendasi produk keuangan tertentu. Aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dengan volatilitas harga yang ekstrem; nilai investasi Anda dapat berkurang secara signifikan. Lakukan penelitian mandiri dan pertimbangkan konsultasi dengan penasihat keuangan berizin sebelum mengambil keputusan.

Berita Terkait

Rangkuman Manajer, setiap pagi pukul 07.00 WIB

Satu surel berisi keputusan penting para manajer dana kripto dunia semalam, lengkap dengan konteks pasar Indonesia. Berhenti berlangganan kapan saja.

Kami tidak membagikan alamat surel Anda kepada pihak ketiga.