Bitmine Tambah 12.532 ETH, Dekati Target Akumulasi 5 Persen Pasokan
Entitas terkait Tom Lee kini menguasai 6,028 juta Ethereum senilai US$15,24 miliar, berjarak 77.442 ETH dari sasaran lima persen pasokan global.
- Bitmine menambah kepemilikan 12.532 ETH senilai US$31,67 juta pada pekan lalu.
- Total cadangan kini mencapai 6.028.946 ETH atau setara 4,94 persen pasokan global.
- Perusahaan hanya membutuhkan 77.442 ETH lagi untuk memenuhi target akumulasi lima persen.
Bitmine, entitas investasi yang terafiliasi dengan Salah Satu Pendiri dan Kepala Riset Fundstrat Tom Lee, kembali memperbesar porsi portofolio aset digitalnya dengan memborong sebanyak 12.532 Ethereum (ETH) pada pekan lalu. Transaksi bernilai sekitar US$31,67 juta tersebut mempertegas strategi akumulasi institusional jangka panjang sekaligus mendorong kepemilikan entitas tersebut mendekati sasaran kepemilikan lima persen dari seluruh pasokan global yang beredar.
Dengan penambahan aset terbaru ini, total cadangan kas atau treasury Ethereum yang dikuasai Bitmine kini mencapai 6.028.946 ETH. Pada valuasi pasar terkini, keseluruhan kepemilikan aset kripto berbasis kontrak pintar (smart contract) tersebut memiliki nilai estimasi sekitar US$15,24 miliar. Porsi simpanan tersebut saat ini telah mewakili 4,94 persen dari total pasokan Ethereum global, menempatkan entitas ini sebagai salah satu pemegang institusional terbesar di pasar aset digital.
Untuk memenuhi target akumulasi lima persen yang dicanangkan, Bitmine kini hanya memerlukan tambahan pembelian sekitar 77.442 ETH. Pendekatan pengumpulan pasokan secara bertahap ini mencerminkan keyakinan alokasi modal institusional terhadap prospek jangka panjang ekosistem Ethereum, terutama di tengah meningkatnya minat investor korporasi terhadap aset dasar berlikuiditas tinggi.
Pola alokasi modal dalam skala masif ini turut mempertegas pergeseran strategi manajemen perbendaharaan korporasi di tingkat internasional. Dengan menyerap jutaan koin dari peredaran terbuka, tindakan akumulasi oleh pengelola dana korporasi berpotensi memperketat ketersediaan pasokan ETH di pasar spot global, yang berpotensi memengaruhi dinamika likuiditas perdagangan.