Lompat ke konten utama
ManajerDanaKripto Pemantau Manajer Dana Aset Digital
TANGGAL Selasa, 22 September 2026
BTC/USD
USD/IDR
HORSLEY Bitwise ▲ AKUM WOOD ARK Invest ▼ DIST HOUGAN Bitwise ▲ AKUM FINK BlackRock ▲ AKUM SAYLOR Strategy ▬ NTRL LEE Fundstrat /… ▲ AKUM ECK VanEck ▬ NTRL JOHNSON Fidelity Investments ▲ AKUM HAYES Maelstrom ▬ NTRL DIXON a16z crypto ▲ AKUM ANDREESSEN Andreessen Horowitz ▲ AKUM SIGEL VanEck ▬ NTRL MINTZBERG Grayscale Investments ▬ NTRL ARSLANIAN Nine Blocks Capital… ▬ NTRL SAMPAIO Hashdex ▬ NTRL PAL Real Vision / Global… ▲ AKUM KIYOSAKI Rich Dad ▲ AKUM BARLOW 21Shares ▲ AKUM

Tom Lee Soroti Kinerja Alokasi Bitcoin Fundstrat di Tengah Perdebatan Makroekonomi

Alokasi awal Bitcoin sebesar 2 persen milik Fundstrat kini mendominasi portofolio hingga 85 persen seiring kritik terhadap proyeksi ekonom.

Redaksi ManajerDanaKripto· · 1 menit baca· ▲ Akumulasi
  • Salah Satu Pendiri Fundstrat Tom Lee mengkritik pandangan para ekonom yang dinilai tertinggal membaca tren pasar.
  • Porsi alokasi Bitcoin awal Fundstrat yang sebesar 2 persen tercatat telah membengkak hingga mencapai 85 persen.
  • Pergeseran ini menegaskan potensi aset digital sebagai pendorong utama imbal hasil portofolio institusional jangka panjang.

Salah Satu Pendiri dan Kepala Riset Fundstrat, Tom Lee, menyoroti ketimpangan antara proyeksi para ekonom konvensional dan realitas pergerakan pasar aset digital. Lee mengungkapkan bahwa alokasi awal perusahaannya pada Bitcoin (BTC) yang semula hanya sebesar 2 persen kini telah berkembang pesat hingga mendominasi sekitar 85 persen dari portofolio terkait, seiring dengan apresiasi nilai aset tersebut dalam jangka panjang.

Pertumbuhan porsi kepemilikan tersebut mencerminkan efektivitas tesis investasi berbasis aset digital berkapitalisasi pasar terbesar di dunia ini. Menurut Lee, sebagian besar ekonom arus utama masih terjebak dalam paradigma lama dan terlambat mengantisipasi perubahan struktural ekonomi modern, terutama terkait adopsi teknologi moneter terdesentralisasi.

“economists are fighting last year's wars”

— Tom Lee, dikutip dari Stocktwits

Fenomena membesarnya bobot aset kripto dalam portofolio tanpa penambahan modal awal baru sering kali terjadi akibat perbedaan laju imbal hasil yang signifikan dibandingkan instrumen tradisional seperti saham dan obligasi. Bagi pengelola dana institusional, kondisi ini memperkuat argumen diversifikasi asimetris, di mana alokasi risiko kecil dapat menghasilkan kontribusi nilai yang substansial.

Perkembangan ini turut mempertegas perdebatan di kalangan manajer investasi global mengenai relevansi metodologi valuasi konvensional terhadap kelas aset baru. Lee menegaskan bahwa ketidakmampuan membaca pergeseran likuiditas dan adopsi kripto membuat banyak analis makro kehilangan peluang pertumbuhan yang ditawarkan oleh ekosistem aset digital.

Sumber & atribusi Laporan ini ditulis ulang oleh redaksi ManajerDanaKripto berdasarkan pemberitaan Stocktwits, terbit Sabtu, 12 September 2026. Baca laporan aslinya di https://news.google.com/rss/articles/CBMi6wFBVV95cUxPUlJ5VDhpaklIOE1N….
Bagikan WhatsApp Telegram X LinkedIn
Sanggahan. Seluruh isi ManajerDanaKripto.com disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Materi ini bukan nasihat investasi, ajakan membeli atau menjual aset apa pun, maupun rekomendasi produk keuangan tertentu. Aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dengan volatilitas harga yang ekstrem; nilai investasi Anda dapat berkurang secara signifikan. Lakukan penelitian mandiri dan pertimbangkan konsultasi dengan penasihat keuangan berizin sebelum mengambil keputusan.

Berita Terkait

Rangkuman Manajer, setiap pagi pukul 07.00 WIB

Satu surel berisi keputusan penting para manajer dana kripto dunia semalam, lengkap dengan konteks pasar Indonesia. Berhenti berlangganan kapan saja.

Kami tidak membagikan alamat surel Anda kepada pihak ketiga.