Lompat ke konten utama
ManajerDanaKripto Pemantau Manajer Dana Aset Digital
TANGGAL Selasa, 22 September 2026
BTC/USD
USD/IDR
HORSLEY Bitwise ▲ AKUM WOOD ARK Invest ▼ DIST HOUGAN Bitwise ▲ AKUM FINK BlackRock ▲ AKUM SAYLOR Strategy ▬ NTRL LEE Fundstrat /… ▲ AKUM ECK VanEck ▬ NTRL JOHNSON Fidelity Investments ▲ AKUM HAYES Maelstrom ▬ NTRL DIXON a16z crypto ▲ AKUM ANDREESSEN Andreessen Horowitz ▲ AKUM SIGEL VanEck ▬ NTRL MINTZBERG Grayscale Investments ▬ NTRL ARSLANIAN Nine Blocks Capital… ▬ NTRL SAMPAIO Hashdex ▬ NTRL PAL Real Vision / Global… ▲ AKUM KIYOSAKI Rich Dad ▲ AKUM BARLOW 21Shares ▲ AKUM

Sorotan Utang Global di G20 Dinilai Perkuat Tesis Investasi Bitcoin

Anthony Scaramucci menilai peringatan Scott Bessent mengenai lonjakan beban utang dunia menjadi katalis positif bagi daya tarik aset kripto.

Redaksi ManajerDanaKripto· · 1 menit baca· ▲ Akumulasi
  • Pernyataan Scott Bessent di forum G20 mengenai lonjakan utang global memicu tanggapan pelaku industri kripto.
  • Pendiri SkyBridge Capital Anthony Scaramucci menganggap isu utang dunia sebagai penguat narasi adopsi Bitcoin.
  • Karakteristik pasokan terbatas Bitcoin dipandang sebagai instrumen lindung nilai terhadap devaluasi mata uang fiat.

Pernyataan figur ekonomi global Scott Bessent dalam forum Group of Twenty (G20) terkait tingginya beban utang dunia dinilai mempertegas relevansi Bitcoin sebagai instrumen lindung nilai makro. Pendiri dan Mitra Pengelola SkyBridge Capital, Anthony Scaramucci, menyoroti bahwa kekhawatiran atas akumulasi utang pemerintah global justru menjadi pendorong utama daya tarik aset digital dengan pasokan terbatas.

Dalam diskusinya, Bessent menekankan kondisi perekonomian global yang kian terbebani utang, sebuah situasi yang kerap memicu kebijakan pelonggaran moneter dan pencetakan uang oleh bank-bank sentral. Menanggapi pandangan tersebut, Scaramucci menilai narasi beban utang fiskal secara tidak langsung memperkuat argumen kepemilikan aset alternatif seperti Bitcoin di kalangan manajer dana institusional.

Para pengelola dana lindung nilai global melihat ekspansi neraca bank sentral sebagai ancaman terhadap nilai riil mata uang fiat atau mata uang resmi terbitan pemerintah. Dalam konteks tersebut, Bitcoin yang memiliki batas pasokan absolut sebesar 21 juta koin diposisikan sebagai aset penyimpan nilai yang kebal terhadap risiko devaluasi akibat kebijakan fiskal yang ekspansif.

Sentimen makroekonomi ini mencerminkan pergeseran paradigma alokasi portofolio institusi, di mana kekhawatiran atas keberlanjutan utang negara-negara maju mulai mengarahkan modal ke instrumen desentralistik. Minat terhadap diversifikasi aset berbasis kelangkaan matematis diperkirakan terus meningkat seiring masih tingginya defisit anggaran global.

Sumber & atribusi Laporan ini ditulis ulang oleh redaksi ManajerDanaKripto berdasarkan pemberitaan Yahoo Finance, terbit Senin, 7 September 2026. Baca laporan aslinya di https://news.google.com/rss/articles/CBMimwFBVV95cUxQNDhBZ3RVY3k3NnJj….
Bagikan WhatsApp Telegram X LinkedIn
Sanggahan. Seluruh isi ManajerDanaKripto.com disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Materi ini bukan nasihat investasi, ajakan membeli atau menjual aset apa pun, maupun rekomendasi produk keuangan tertentu. Aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dengan volatilitas harga yang ekstrem; nilai investasi Anda dapat berkurang secara signifikan. Lakukan penelitian mandiri dan pertimbangkan konsultasi dengan penasihat keuangan berizin sebelum mengambil keputusan.

Berita Terkait

Rangkuman Manajer, setiap pagi pukul 07.00 WIB

Satu surel berisi keputusan penting para manajer dana kripto dunia semalam, lengkap dengan konteks pasar Indonesia. Berhenti berlangganan kapan saja.

Kami tidak membagikan alamat surel Anda kepada pihak ketiga.