Michael Saylor Proyeksikan Regulasi Custody Bitcoin Tanpa Undang-Undang Baru
Ketua Eksekutif Strategy Michael Saylor menilai regulasi penitipan Bitcoin dapat maju melalui penyesuaian panduan otoritas tanpa lewat legislasi parlemen.
- Michael Saylor menilai aturan penitipan Bitcoin dapat ditingkatkan melalui panduan otoritas tanpa undang-undang baru.
- Kejelasan regulasi kestodian penting agar perbankan dapat mengamankan kunci privat aset kripto bagi institusi.
- Penyempurnaan pedoman teknis dianggap lebih cepat dibanding proses legislasi parlemen yang memakan waktu.
Ketua Eksekutif Strategy, Michael Saylor, memperkirakan bahwa perkembangan regulasi terkait layanan penitipan (custody) Bitcoin di tingkat global dapat terwujud tanpa harus menunggu pengesahan undang-undang baru dari lembaga legislatif. Menurut pimpinan perusahaan publik pemilik cadangan aset digital korporasi terbesar tersebut, kerangka hukum yang berlaku saat ini sebenarnya sudah memberikan ruang yang cukup bagi otoritas jasa keuangan untuk memperjelas panduan operasional bagi perbankan dan entitas institusional.
Layanan penitipan aset digital atau custody merupakan infrastruktur krusial yang berfungsi menyimpan serta mengamankan kunci privat (private key) milik investor. Dalam ekosistem keuangan modern, kepastian regulasi kestodian menjadi syarat mutlak bagi bank, manajer investasi, dan dana pensiun sebelum mereka diperbolehkan menawarkan jasa penyimpanan aset kripto kepada nasabah atau mengalokasikan modal secara resmi ke dalam instrumen berbasis Bitcoin.
Saylor berpendapat bahwa badan regulator keuangan dapat memanfaatkan wewenang administratif dan penyesuaian pedoman operasional yang sudah ada untuk memberikan kejelasan hukum. Pendekatan melalui pembaruan panduan teknis maupun petunjuk pelaksanaan akuntansi dinilai jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan harus menempuh jalur legislasi di parlemen yang kerap memakan waktu bertahun-tahun serta rentan terhadap dinamika politik.
Kejelasan kerangka kerja kestodian tersebut diperkirakan akan membuka pintu bagi perbankan komersial skala besar untuk mengintegrasikan Bitcoin ke dalam portofolio layanan mereka. Apabila bank-bank utama diizinkan mengelola dan menyimpan aset digital secara sah, hambatan utama yang selama ini menghalangi masuknya dana institusional dalam jumlah masif diprediksi akan terkikis secara bertahap.
Dorongan terhadap fleksibilitas regulasi ini juga mencerminkan kebutuhan industri akan kepastian hukum yang dapat beradaptasi cepat dengan perkembangan teknologi. Bagi para pelaku pasar global, ketersediaan infrastruktur penitipan bertaraf institusional yang teregulasi dengan baik dianggap sebagai fondasi utama untuk menjamin keamanan dana serta memperkuat stabilitas pasar aset kripto dalam jangka panjang.