Lompat ke konten utama
ManajerDanaKripto Pemantau Manajer Dana Aset Digital
TANGGAL Selasa, 22 September 2026
BTC/USD
USD/IDR
HORSLEY Bitwise ▲ AKUM WOOD ARK Invest ▼ DIST HOUGAN Bitwise ▲ AKUM FINK BlackRock ▲ AKUM SAYLOR Strategy ▬ NTRL LEE Fundstrat /… ▲ AKUM ECK VanEck ▬ NTRL JOHNSON Fidelity Investments ▲ AKUM HAYES Maelstrom ▬ NTRL DIXON a16z crypto ▲ AKUM ANDREESSEN Andreessen Horowitz ▲ AKUM SIGEL VanEck ▬ NTRL MINTZBERG Grayscale Investments ▬ NTRL ARSLANIAN Nine Blocks Capital… ▬ NTRL SAMPAIO Hashdex ▬ NTRL PAL Real Vision / Global… ▲ AKUM KIYOSAKI Rich Dad ▲ AKUM BARLOW 21Shares ▲ AKUM

Henri Arslanian: Privasi Menjadi Kunci Adopsi Kripto Institusional

Salah Satu Pendiri Nine Blocks Capital Management menegaskan perlindungan privasi transaksi esensial bagi partisipasi pengelola dana global.

Redaksi ManajerDanaKripto· · 1 menit baca· ▬ Netral
  • Henri Arslanian menilai adopsi aset digital oleh investor institusional sangat bergantung pada ketersediaan fitur privasi yang memadai.
  • Transparansi penuh buku besar publik berisiko mengungkap strategi portofolio dan memicu pergerakan pasar yang merugikan pengelola dana.
  • Solusi privasi yang selaras dengan kepatuhan regulasi dipandang sebagai syarat utama integrasi modal institusi ke ekosistem kripto.

Salah Satu Pendiri dan Mitra Pengelola Nine Blocks Capital Management, Henri Arslanian, menggarisbawahi bahwa percepatan adopsi aset kripto oleh kalangan investor institusional global sangat bertumpu pada aspek privasi. Menurut pengelola dana yang berbasis di Uni Emirat Arab tersebut, kepastian perlindungan data transaksi menjadi prasyarat penting sebelum modal skala besar dapat ditempatkan secara berkelanjutan di pasar aset digital.

Bagi entitas keuangan tradisional dan manajer investasi, transparansi mutlak pada jaringan rantai blok (blockchain) sering kali menghadirkan tantangan operasional. Transaksi berukuran masif yang tercatat secara terbuka di buku besar publik rentan memicu aksi mendahului pasar (front-running) oleh pelaku pasar lain, sekaligus membuka strategi alokasi portofolio institusi kepada publik secara tanpa disengaja.

Oleh karena itu, keberadaan infrastruktur yang mampu mengamankan kerahasiaan posisi dagang dinilai sangat krusial. Arslanian memandang bahwa industri aset digital perlu menyediakan instrumen privasi tingkat lanjut yang tetap memenuhi standar kepatuhan regulasi, termasuk ketentuan pencegahan pencucian uang dan identifikasi nasabah yang ketat.

Integrasi antara mekanisme privasi institusional dan regulasi keuangan yang adaptif diproyeksikan menjadi penentu arah arus likuiditas global ke depan. Langkah ini dinilai akan membuka ruang yang lebih aman bagi manajer dana untuk mengelola risiko portofolio tanpa mengorbankan kewajiban hukum mereka.

Sumber & atribusi Laporan ini ditulis ulang oleh redaksi ManajerDanaKripto berdasarkan pemberitaan Traders Union, terbit Rabu, 9 September 2026. Baca laporan aslinya di https://news.google.com/rss/articles/CBMijwFBVV95cUxQSDlfUk5GLUI0YjlO….
Bagikan WhatsApp Telegram X LinkedIn
Sanggahan. Seluruh isi ManajerDanaKripto.com disusun untuk tujuan informasi dan edukasi. Materi ini bukan nasihat investasi, ajakan membeli atau menjual aset apa pun, maupun rekomendasi produk keuangan tertentu. Aset kripto merupakan instrumen berisiko tinggi dengan volatilitas harga yang ekstrem; nilai investasi Anda dapat berkurang secara signifikan. Lakukan penelitian mandiri dan pertimbangkan konsultasi dengan penasihat keuangan berizin sebelum mengambil keputusan.

Berita Terkait

Rangkuman Manajer, setiap pagi pukul 07.00 WIB

Satu surel berisi keputusan penting para manajer dana kripto dunia semalam, lengkap dengan konteks pasar Indonesia. Berhenti berlangganan kapan saja.

Kami tidak membagikan alamat surel Anda kepada pihak ketiga.