VanEck Proyeksikan Harga Bitcoin Berpotensi Capai US$500.000 pada 2029
Riset VanEck menilai pola siklus historis empat tahunan membuka peluang apresiasi valuasi Bitcoin hingga US$500.000 dalam lima tahun mendatang.
- VanEck memperkirakan Bitcoin berpotensi menyentuh level US$500.000 per koin pada 2029.
- Proyeksi tersebut didasarkan pada asumsi berulangnya pola siklus pasar historis aset kripto.
- Matthew Sigel menekankan pentingnya dinamika pasokan dan permintaan institusional dalam tren jangka panjang.
Perusahaan pengelola investasi global VanEck memproyeksikan harga Bitcoin (BTC) berpotensi mencapai US$500.000 per koin pada tahun 2029. Estimasi jangka panjang tersebut bertumpu pada premis bahwa pola siklus pasar aset kripto terbesar di dunia ini akan terus berulang sebagaimana tren historis sebelumnya.
Kepala Riset Aset Digital VanEck, Matthew Sigel, menjelaskan bahwa proyeksi valuasi setengah juta dolar AS tersebut dapat terealisasi apabila fase ekspansi pasar berjalan sesuai siklus reguler. Model valuasi institusional umumnya mengaitkan pergerakan harga Bitcoin dengan siklus pasokan pasca-halving, yakni pengurangan berkala laju penerbitan koin baru yang terjadi kira-kira empat tahun sekali.
Selain faktor struktural pasokan, tesis investasi jangka panjang VanEck turut ditopang oleh percepatan adopsi institusional global. Kehadiran berbagai instrumen investasi terregulasi, seperti dana kelolaan berbasis bursa (ETF spot), mempermudah alokasi dana dari pengelola kekayaan skala besar menuju kelas aset digital secara berkelanjutan.
Kendati proyeksi tersebut memberikan gambaran optimistis, VanEck tetap menggarisbawahi bahwa volatilitas pasar kripto tetap menjadi faktor risiko utama. Dinamika makroekonomi global, likuiditas moneter, serta kepastian regulasi di yurisdiksi utama akan menjadi penentu apakah lintasan pertumbuhan harga mampu mempertahankan momentumnya hingga akhir dekade ini.