Hashdex Tutup ETF Bitcoin 14,7 Juta Dolar AS Saat IBIT BlackRock Raup Dana Segar
Hashdex melikuidasi ETF Bitcoin senilai 14,7 juta dolar AS di tengah lonjakan arus masuk 143,6 juta dolar AS ke produk IBIT milik BlackRock.
- Hashdex menghentikan perdagangan ETF Bitcoin DEFI di bursa NYSE Arca dengan nilai likuidasi 14,7 juta dolar AS.
- Pemegang unit ETF DEFI dijadwalkan menerima pembayaran tunai pada akhir Agustus setelah penutupan perdagangan per 17 Agustus.
- Produk IBIT milik BlackRock justru mencatat arus modal masuk signifikan sebesar 143,6 juta dolar AS pada periode yang sama.
Lanskap produk investasi aset digital di Amerika Serikat menunjukkan pergeseran konsentrasi modal yang tajam. Manajer aset kripto global Hashdex memutuskan untuk melikuidasi produk exchange-traded fund (ETF) Bitcoin miliknya senilai 14,7 juta dolar AS. Keputusan penutupan instrumen tersebut berlangsung bersamaan dengan masuknya arus dana segar sebesar 143,6 juta dolar AS ke dalam instrumen iShares Bitcoin Trust (IBIT) yang dikelola BlackRock.
Perdagangan unit ETF Bitcoin berkode DEFI kelolaan Hashdex telah resmi dihentikan di bursa NYSE Arca pada 17 Agustus. Para pemegang unit penyertaan kini menunggu proses pembagian dana tunai yang dijadwalkan tuntas pada akhir Agustus. Nilai pengembalian modal tersebut masih bergantung pada pergerakan harga Bitcoin di pasar spot serta pemotongan biaya operasional penutupan dana kelolaan.
Langkah likuidasi ini memperlihatkan ketatnya persaingan di industri manajer investasi aset kripto. Produk dengan dana kelolaan kecil atau assets under management (AUM) terbatas menghadapi tantangan efisiensi biaya pengelolaan dan keterbatasan likuiditas di pasar sekunder, sehingga sulit bersaing dengan produk berskala raksasa yang menawarkan likuiditas tinggi dan selisih harga jual-beli yang ketat.
Di sisi lain, dominasi institusi besar kian menguat seiring keberhasilan BlackRock menarik alokasi portofolio institusional berskala besar. Dinamika ini mempertegas bahwa arus modal investor institusi global cenderung mengalir ke penerbit ETF dengan rekam jejak infrastruktur pasar modal yang mapan, memicu seleksi alam di antara para pengelola dana aset digital.